Friday, 26 September 2014

It's Called Farewell Party (Tasikmalaya #5)

Jakarta, 12 Juli 2014

Kami berdua sampai di Gokana dan langsung pesan makanan. Saking laparnya, kripik sisa bekal kami kemarin sampai habis untuk ganjal perut. Putry sudah dijalan dan Aya masih dirumah, abis buka puasa. Putry datang sebelum makanan kami datang. Karena Putry sudah makan dirumah, dia hanya pesan minum.

Setelah makanan datang, saya dan Ai langsung melahap makanan kami bahkan sebelum mas - masnya yang nganterin makanan pergi dari meja kami, wkwk. Ai terakhir makan di Stasiun Jakarta Kota kemarin malam dan saya kemarin malam juga di kereta, padahal kemarin saya dan Ai tidak sarapan atau makan siang. Kebayang dong gimana laparnya kami berdua.







Kami berdua makan diselingi dengan cerita perjalanan kami kepada Putry. Setelah makanan kami habis, Aya datang bersama adiknya yang kedua, Nanda. Saya dan Ai harus mengulangi cerita kami ke Aya dibantu dengan Putry yang sesekali menambahi atau menggantikan saya atau Ai.


Kami keluar dari Gokana karena Nanda lapar dan ingin makan di Bakmi Gang Kelinci. Kami masuk ke dalam dan, Masya Allah, Bintaro Plaza malam itu benar – benar ramai. Selain hampir lebaran, pas malam minggu juga, penuh. Kami naik ke level 3 karena Nanda ingin membuat pas photo untuk kegiatan MOS besok pagi. ciyeee Dada udah SMP ;D

Melihat Nanda yang berfoto narsis untuk MOS, kami yang gedhe – gedhe juga gamau kalah. Akhirnya kami foto – foto narsis juga sambil pake aneh – anehan di kepala kami. Sejenak kami lupa bahwa usia kami sudah berkepala dua, hehe.












Setelah foto, kami masuk di Bakmi Gang Kelinci nemenin Nanda makan, tapi ternyata Putry juga ikutan makan, mungkin dia kelaperan setelah sesi foto tadi. Hehe.



Kami memutuskan pulang setelah Nanda menghabiskan makanannya. Aya dan Nanda pulang dengan motor ke Ciputat, sedangkan Saya, Ai dan Putry pulang menggunakan Taxi menuju Japos. Kami berpisah di Lobby depan. Mungkin ini terakhir kalinya (dalam tahun ini atau beberapa bulan kedepan) untuk kami berempat, karena Ai tidak akan kembali lagi ke Jakarta setelah Lebaran nanti. Yah, mungkin ini bisa disebut Farewell Party untuk kami berempat.

Semoga Ai bisa cepet dapet kerja di Bandung. Selain biar dia ga kelamaan nganggur, saya bisa dapet tumpangan gratis kalau mau jalan – jalan di Kota Kembang, hahaha.


Perjalanan kami berdua benar – benar berakhir saat Taxi kami sampai di depan rumah. Finally, home sweet home~

No comments:

Post a Comment