Tuesday, 30 August 2016

Selamat Jalan Uci

Salatiga, 30 Agustus 2016

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

Hari ini, untuk kesekian kalinya, Tuhan telah menunjukkan Kebesaran dan KuasaNya. Tidak ada satupun makhluk di dunia ini yang bisa tahu apa yang sudah digariskanNya. Yah, intinya, Tuhan lah yang berkuasa atas segala-galanya, karena status kita semua, manusia hanyalah hambaNya.

Tadi istirahat jam 15.03 makan sampai 15.20 karna nungguin Epik yg dateng bawa permen pelega tenggorokan. Abis makan, nyuci piring, masuk ruang istirahat buat tidur bentar, dan kebangun sekitar 15.45 gara2 diingetin Mb Deva biar ga telat. Trus ikut2an dia nyanyi ost.nya Descendant of The Sun karna dia lagi nyetel lagu itu. Ditengah2 lagu, ada whatssapp, kirain dari Epik yang ngajakin maen, atau apanya ketinggalan, atau gimana ga ngerti, pas dibuka ternyata Puput.

'Uci meninggal Ale'

Tuesday, 2 August 2016

2 Agustus yang Ke-2



Hanri Laksono, nama seseorang yang dua tahun terakhir ini selalu mengisi hari2ku, postingan2 Path ku, tag2an Instagramku, dan memenuhi setiap chat2ku.

Kami pernah kenal sebelumnya saat SMA. Pertama dengar ceritanya saat kami sama2 kelas X di SMA Negri 3 Salatiga, aku di kelas X5 sedangkan Ova dan Rosita yg kelas X8. Mereka berdua pernah cerita tentang pemilihan ketua kelas dimana ada seorang cowok kecil cungkring kacamataan yg terpilih karena saat calon lain menyampaikan visi dan misi, dengan PD nya dia teriak "are you ready to rock??!!!!". Buktinya ada di blog anak kelas X8 lainya, disini. Waktu itu aku hanya berpikir, dia adalah satu dari sekian milyar orang aneh di dunia ini.

Kedua, saat kami di kelas XII. Saat itu aku di kelas Bahasa dan Hanri kelas IPS 3. Aku kenal Hanri karna dia teman baik Satria dan Gono, aku suka menyebut mereka dengan Trio Idiot. Karena mereka suka sepeda2an lewat sawah (jadi sepedanya benar2 dimasukin ke sawah), foto2 sama Jendral Sudirman (patung aja pliss) dan hal2 upnormal lainnya. Kami pernah dalam satu perjalanan bersama (heleh ya Tuhan bahasanyaaa), yang ada disini. Waktu itu aku tidak begitu memperhatikannya karen akami memang hanya sebatas teman. Selama SMA itu pun aku hanya tahu bahwa dia adalah sosok anak SMA berperawakan kecil, cungkring dan suka tertawa, seperti Satria dan Gono.

Empat tahun setelahnya, yaitu Juli 2014 aku bertemu dengannya lagi. Sosok Hanri yang ada di kepalaku benar2 beda dengan Hanri yang sedang berdiri didepanku. Entah terpesona atau shocked karena empat tahun tidak pernah tau bagaimana perubahan yg ada pada dirinya. Cerita tentang hari itu ada disini.

Setelah hari itu, entah kenapa kami jadi lebih dekat, entah saling mention di twitter atau sms an (maklum ya, HP Hayati tahun 2014 belum android). Kami bertemu lagi saat malam takbiran bersama anak2 IB dan pacar2nya. Ceritanya ada disini.

Aku selalu takjub dengan proses kami saling menautkan hati, karna hanya dalam hitungan hari. Dan dalam dua hari setelah kami meresmikan hubungan kami, tepatnya tanggal 4 Agustus 2014, aku harus kembali ke Tangerang untuk kembali bekerja.