Friday, 30 May 2014

A Huge Hug of Big Family

Salatiga, 23 Februari 2014
03.48
                Gue udah denger Bokap bangunin gue dua kali, oh tiga kali dengan ini dan gue masih ga bangun juga, tapi keempat kalinya gue langsung bangun karena bokap tiba – tiba ngehidupin lampu kamar gue yang ada di atas gue persis, silau men! Bokap tau aja gimana cara ngebangunin anak perempuannya yang paling cantik ini. Dengan malas gue jalan ke kamar mandi, waktu gue lewat dapur, nyokap lagi goreng beberapa potong ayam, refleks gue mau ngambil sepotong sayap yang sedang ditiriskan di atas piring yang sudah diberi tissue. Tapi ternyata tangan nyokap lebih cepat daripada tangan gue. Plak! tangannya nampar tangan gue tepat sebelum jari – jari gue mencapai potongan sayap inceran gue “Cuci muka dulu, mandi sekalian”, katanya galak. Gue Cuma bisa nyengir sambil jalan ke kamar mandi. Well, sekilas nyokap guye hampir seperti Mrs. Weasley, wkwk.

                Well, hari ini keluarga gue (keluarga besar tepatnya) akan ada acara di Magetan, Jawa Timur. Jadi, cucunya kakak ketiga nenek gue dari nyokap, hari ini melangsungkan pernikahan di sana. Pesertanya cukup banyak, seperti keluarga dari pengantin, ditambah keluarga gue, keluarga dari nenek gue, dan keluarga dari cucu – cucu nya nenek buyut gue, jadilah kami memakai Bus, itupun masih ada yang bawa mobil. Sebenernya semua keluarga besar gue dari nenek buyut belum ikut semua sih, ga kebayang kalau ikut semua, mungkin sang pengantin harus nyewain kami 4 sampai 5 Bus lagi, hehe.

Wednesday, 28 May 2014

Berkhayal

Berkhayal itu enak ya. Kita bisa menjadi apapun yang kita mau. Tidak ada yang tidak mungkin saat kita berkhayal. Waktu kecil, gue suka berkhayal andai gue punya sayap, gue bisa terbang kemanapun gue mau. Waktu gue mulai nonton Doraemon, gue pengen jadi Doraemon, yang bisa ngeluarin apapun dari kantong ajaibnya, atau paling tidak hanya pintu kemana saja juga boleh, biar gue bisa kemana aja di seluruh dunia. Awal SMP, gue pengen banget jadi penyihir karena gue tergila – gila sama ceritanya J.K Rowling; Harry Potter. Bahkan gue histeris waktu tau kalau Hermione Granger, tanggal lahirnya sama kayak gue. Gue mulai memakai nama Granger dibelakang nama gue; Ulfi Alfisgranger. Sound’s cool isn’t it? Sekarang ini, waktu gue sudah menginjak kepala dua, khayalan gue cuma satu; andai apapun yang gue khayalin bisa jadi kenyataan. Sering gue tiba – tiba diem karna lagi berkhayal, orang bilang sih melamun, tapi menurut gue berkhayal dan melamun itu beda. Kalau melamun kita cenderung tidak memikirkan apa – apa, pikiran kita yang membawa kita, kita adalah pemain disana, yang diarahkan oleh sutradara yang entah siapa. Kalau berkhayal, kita adalah sutradara plus pemain, kita yang mengarahkan sekaligus kita yang menjadi pemerannya. Beda kan?

Thursday, 22 May 2014

Life sucks, and then you die.


Tadi malam, teman kecilku yang sebenarnya lebih tua dariku beberapa bulan, memberitahuku bahwa dia akan menemuiku –disini, di Jakarta- akhir bulan ini, well bisa dibilang minggu depan. Yang membuatku kaget setengah mati adalah dia tidak datang sendiri melainkan datang bersama teman – teman sekelasnya waktu SMA yang mana temanku juga; Satria dan -ya Tuhan, apa aku juga harus menyebutkan namanya disini?- seseorang yang dipanggilnya ‘Papah’.

Aku merasa tidak enak sekaligus merasa bersalah karena tidak bisa memberinya tempat berlindung dan berteduh dari sengatan matahari ataupun serbuan hujan, karena ada pekerjaan sinting yang harus kulakukan di luar Kota.

Thursday, 8 May 2014

Memories

Awalnya saya membuat blog ini untuk diisi dengan tulisan - tulisan jalan - jalan saya saja, dan memposting tulisan - tulisan lain di blog lain. Tapi dengan beberapa pertimbangan, akhirnya saya menuliskan semuanya disini, apapun itu. Kali ini saya memposting sesatu dimana kejadian, penulisan dan pemostingan berada pada hari dan tanggal yang sama. Benar - benar ajaib dan baru pertama kali. Well, ini dia.

Jakarta, 8 Mei 2014
Sudah beberapa hari ini saya senang memperhatikan laptop sampai larut malam untuk bernostalgia. Bukan melihat foto – foto dan video bersama mantan pacar, bukan. Kali ini saya sedang menonton sebuah Drama TVseries dari Taiwan; At The Dolphin Bay. Drama ini pertama kali muncul tahun 2003 (dari Wikipedia emang dibuat tahun segitu sih). Saat itu saya kelas V SD dan baru berumur 10 tahun.
Drama ini mengisahkan tentang dua orang anak kecil yang bertemu di Panti Asuhan dan mereka selalu bersama – sama, Xiao Pin Gai dan Dada. Suatu hari Dada dijemput oleh seorang kakek yang sebenarnya adalah kakek Xiao Pin Gai. Dada berjanji akan kembali dan menjemput Xiao Pin Gai asal dia mau berjanji untuk tidak menangis dan selalu berani untuk melihat kedepan. Untuk yang belum pernah melihat atau ingin melihatnya kembali, saya merekomendasikan untuk membuka linknya disini.