Gw selalu menyebut nyebut diri gw sebagai backpacker,
flashpacker, atau apapun yang berhubungan dengan traveler karna gw emang hobi
jalan-jalan. Hobi jalan-jalan? Well, tempat mana yang udah gw kunjungi di dunia
ini? Maladewa? Paris? Sungai Amazon? Atau Gurun Sahara?
Phewww. Gw, seorang mahasiswi perantauan kere yang masih
ngemis-ngemis kiriman dari orang tua tiap bulan dan selalu merasa lebih muda 5
tahun di usia 18 tahun ini (kalo ada yang bisa nerjemahin ini apositive bakalan
gw ajak ke Green Canyon bulan Desember nanti) belum pernah ke tempat tempat
itu. Jangankan ke luar negeri, ke Pantai Lovina di Bali aja gw belum pernah.
Kalau Pulau Derawan? Belum. Banda Neira? Juga belum. Percaya apa nggak, gw yang
udah hampir satu tahun tinggal di Bogor belum pernah maen ke Puncak.
Menyedihkan? Mungkin. Tapi So What??
Selama hampir 18 tahun hidup di tanah kelahiran gw, Salatiga
(titip salam rindu peluk cium mesra hangat buat kota yang sebentar lagi mau
ulang tahun yang ke 1262 itu) adalah seorang gadis manis rumahan penurut dan
hampir ga pernah yang namanya pergi keluar kota kalau gw ga lagi sama Bapak,
Bokap, Ayah dan Daddy gw yang paling gw cintai, Maslikan the most Spectacular
Father in da world. Jadi selama itu pula gw Cuma maen ke situ-situ aja.
Tapi (sekali lagi) SO WHAT??!! Percuma aja kan gw pergi ke
Antartika tapi tempat-tempat di sekitar rumah gw aja gw belum pernah kesana?
Because Traveling is not how far you go but how much you enjoy every inch of the place where you have visited. So y’all. Ga usah jauh-jauh
pergi keluar negeri atau bahkan keluar daerah tempat tinggal loe kalo mau
traveling. Nikmati tempat-tempat yang loe kunjungi (meskipun itu udah sering)
dengan cara yang berbeda. Pasti loe bakal nemuin apa arti dari traveling yang
sesungguhnya.
Wish You Were Here
.uvhiell.
No comments:
Post a Comment