Tangerang,
10 Januari 2014
Halo, sudah sekian lama saya tidak memposting sesuatu di
blog ini, hehe. Sebelumnya saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam
dalamnya atas jatuhnya pesawat AirAsia QZ8051, semoga amal ibadah korban
diterima oleh Tuhan, semua pihak yang membantu mencari, evakuasi sampai
identifikasi diberi kesehatan, keselamat dan kemudahan serta keluarga yang
ditinggalkan diberi ketabahan, aamiin.
Well, sebenarnya saya sudah mempunyai beberapa draft untuk
diposting, sekitar 5 – 7 cerita, tapi dengan keterbatasan waktu yang saya
miliki sekarang, saya akhirnya menggantung cerita – cerita itu dan tidak tau kapan
akan menyelesaikannya. Alasan lain adalah entah kenapa sekarang saya sepertinya
harus berpikir 3 – 5 kali setiap saya ingin bercerita. Apakah cerita ini akan
membuat seseorang disana terluka, kecewa atau sakit hati, atau apakah cerita
ini terlalu memamerkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu, atau cerita ini
terlalu mengumbar sesuatu yang seharusnya cukup saya dan Tuhan saja yang mengetahuinya?
Awalnya saya berfikir saya akan membuang draft – draft
cerita yang sudah saya tulis tanpa ada usaha untuk menyelesaikan bahkan
mempostingnya disini, tapi kemudian saya memutuskan untuk menunda waktunya
saja. Mungkin akan saya posting beberapa bulan kedepan atau mungkin tahun
depan, entahlah.
Kali ini saya hanya ingin mereview secara singkat sepanjang
tahun 2014 kemarin. Selamat membaca.
Januari.
Satu
hal yang paling saya ingat dari bulan ini adalah saya bertemu lagi dengan teman
– teman lama saya semasa SMA di Kota Jakarta, Chilla, Fey dan Gono. Seperti menemukan
harta karun saat melihat mereka. Kami yang hampir tiga tahun tidak bertemu
akhirnya diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk bertemu di Kota Jakarta. Ceritanya
sudah saya tulis disini.
![]() |
| dibawah arca Bhairawa |
Februari.
Di
bulan ini, untuk pertama kalinya saya pulang ke Salatiga menggunakan kereta karena saya ingin sekalian
mampir ke Yogyakarta, Kota dimana seseorang pernah berjanji mengajak saya
kesana, hahaha. Kunjungan saya di Yogyakarta adalah untuk membuat saya yakin
bahwa ‘ini lho, tanpa diajak sama siapapun saya juga bisa kesini by my self’. Saya menghabiskan pagi
keliling Yogya dan Tamansari sendirian, baru siangnya Intan datang dari Solo
untuk menemani saya menghabisakan hari dan menunggu malam disana. Cerita ini
ada disini.
Di
bulan ini juga saya menghadiri perta pernikahan sepupu saya di Magetan
sekaligus piknik keluarga besar di Telaga Pasir. Cerita ini juga sudah saya
tulis, disini.
Maret.
Setelah
saya pulang kampung, giliran Ai yang pulang. Dan di Bulan ini pula saya ikut visit
proyek di Kota Bandung. Bulan ini banyak saya habiskan untuk membaca novel
Harry Potter di depan komputer untuk menemani Ai yang sedang mengerjakan
laporan Tahunan.
April.
Tidak
jauh berbeda dengan bulan Maret, di Bulan ini saya juga tidak kemana – mana.
Hanya sesekali jika saya ada keperluan kantor di luar Kota.
Mei.
Di
bulan ini masih hampir sama dengan dua bulan sebelumnya, atas dasar itulah saya
membuat tulisan ini. Tapi
saya beruntung karena kejenuhan saya diselamatkan oleh pesta pernikahan dua
teman saya Ucie dan Sri. Karena Ucie menikah di Ulujami, Jakarta Selatan, saya
dan Ai berangkat dari rumah menggunakan motor. Sedangkan pernikahan Sri yang
berada di Kabupaten Bogor, mengharuskan saya, Ai dan Puput untuk menggunakan
Comuter Line sampai ke Bogor baru kemudian menggunakan mobil bareng beberapa
temen sampai kerumah Sri.
![]() |
| Pernihakan Sri |
Juni.
Bulan
Puasa, Piala Dunia, dan Debat Capres, itu adalah tiga hal yang identik dengan
bulan Juni 2014, tapi bagi saya bulan Juni adalah bulan yang membuat saya
kehilangan salah seorang teman saya saat di Bogor. Yang membuat saya sedih
adalah saya tidak bisa hadir untuk mengantarkan dia kerumah barunya karena
alasan jarak dan waktu. Hal inilah yang mengharuskan saya untuk pertama kalinya
membuat itinerary bukan hanya untuk saya, tapi juga orang lain. Dari
menyesuaikan jadwal kereta, membuat budget, sampai mengumpulkan dana untuk
diserahkan kepada keluarganya disana. Beruntung saya tidak sendiri, karena ada
Ai dan One yang kali ini menjadi partner saya.
Juli.
Bulan
yang penuh dengan kejutan, cerita dan kenangan tentunya, hahaha. Dimulai dari
cerita saya ke Tasikmalaya yang saya tulis disini. Lalu seminggu kemudian pulang ke Salatiga
tapi via Bandung, dimana saya sempat menulis part #2 dari mantan calon cerita
saya disini. Lalu buka
puasa bersama teman – teman sekelas saya waktu SMA, buka puasa bersama anak –
anak panti asuhan dimana saya diajak seseorang yang baru saya temui lagi
setelah lebih dari tiga tahun saya tidak pernah berjumpa dengannya,
menghabiskan malam takbiran di atap rumah salah seorang teman sambil melihat
kembang api, pulang kampung di rumah mbah di Jepara, dan juga keliling ke rumah
saudara di sekitar Salatiga. Andai semua cerita dibulan Juli saya tulis,
mungkin blog saya langsung bertambah 9 – 13 postingan hanya untuk cerita di
bulan Juli, hehe.
| Stasiun Kiaracondong, Bandung |
| otw diajakin BukBer sama teman lama |
| bakaran di rooftop rumah Gono |
| Pantai Goa Manik, Jepara |
| Rumah Mbahnya Fiza |
| otw rumah salah satu Pakdhe di Tengaran |
| Fiza n Dhira Museum KA Ambarawa |
Agustus.
Kedatangan
seseorang yang sebenarnya tidak benar – benar baru dalam hidup saya tapi tidak
pernah saya duga sebelumnya, mengawali bulan ini dengan sangat manis. Dia
membuat saya sadar bahwa bahagia itu pilihan, dan sekaligus membuat saya yakin
bahwa saya berhak untuk bahagia. Dua hari setelahnya saya meninggalkannya untuk
kembali lagi ke perantauan untuk mencari sesuap nasi dan sebongkah berlian
(sudah bukan untuk mencari sesuap nasi dan segenggam cinta lagi ;p), tapi dua
minggu kemudian kami bertemu lagi untuk berjalan – jalan Ibu Kota, Bogor bahkan
dia sempat menemani saya berbelanja alat – alat proyek di Glodok. Bulan ini
diakhiri dengan saya dan Puput yang puas berteriak – teriak karena Kora – kora
dan Kicir – kicir di Dunia Fantasi, Ancol.
| sebelah Museum Bank Indonesia |
| Do Fun at DuFan |
September.
Bulannya
Ulfi banget ini mah, hehe. Berbeda 180o dengan tahun lalu, ulang
tahun kali ini saya mendapat kejutan dan ucapan sepanjang tanggal 19. Dari
ucapan, telfon, foto dan video dari kedua orang tua saya, kakak, pacar, teman –
teman di facebook dan twitter, Chilla yang tiba – tiba datang ke kantor membawa
cheesecake yang enak banget, diajak makan sambil jalan – jalan sama atasan,
Puput yang dateng sama kedua adeknya sambil bawa cake, Aya sama Nanda yang
dateng bawa Pizza dan bikin prakarya heboh, dan ditutup dengan telfonan sama
pacar lagi sampai berganti hari menjadi ulang tahun Edo, haha.
Oktober.
Di
Bulan ini saya, Puput, Aya, Putri dan One mengikuti sebuah One Day Trip yang
diadakan oleh salah satu milis travelling yang pernah kami rencanakan dari
bulan Maret. Kami mengunjungi Pulau Kelor, Unrust dan Cipir bersama puluhan
traveler lainnya. Dari pagi sampai sore kami melalui hari itu dengan bahagia.
Sayangnya, ending dari hari itu adalah kami mengalami musibah karena handphone
Puput diambil orang saat sedang di charge di KFC Stasiun Jakarta Kota.
November.
Untuk
ketiga kalinya dalam tahun ini, saya pulang lagi menggunakan kereta. Pulangnya
saya kali ini sudah saya rencanakan jauh – jauh jari sebelumnya, Ulang Tahun
Ibuk. Kali ini saya tidak mampir di Kota Yogyakarta, tetapi di Kota Semarang.
Malam itu memang berbintang karena saya sedang bersamanya, meskipun bintang
dari kerlip lampu – lampu perumahan yang kami lihat dari Gardu Pandang Gombel,
hehe. Kami juga mengunjungi salag satu taman di Kabupaten Semarang, Goa Rong
View. Meskipun namanya Goa Rong (Rong adalah sarang untuk binatang dalam bahasa
jawa), tapi bukan itu yang menjadi daya tarik dari tempat ini. Melainkan kata
terakhir yaitu view. Darisini, pengunjung bisa melihat Rawa Pening, Gunung
Merbabu, Merapi, Telomoyo, bahkan Sindoro dan Sumbing jika cuaca sedang
bersahabat.
Saya
juga melewati satu malam bersama Bapak, Ibuk dan dua sepupu saya Akhila dan Aldhira untuk sekedar merayakan ulang tahun Ibuk.
![]() |
| sendalpacker -_________- |
![]() |
| Masa Kecil Kurang Bahagia soalnya gaada kamu ;( wkwkwk |
Desember.
Sepertinya
bulan ini berlalu dengan sangat cepat. Entah apa saja yang saya lakukan sampai
saya tidak tahu apa yang saya lakukan sampai saya menyadari bahwa tahun 2014
akan segera berakhir, hehe.
Tahun ini adalah tahun dimana
berakhirnya cerita tentang dia yang namanya tidak pernah saya sebut di
postingan saya sebelumnya tapi justru itulah permulaannya. Permulaan dari
perjalanan panjang menuju tempat yang baru seperti kata Jebraw ;D
Tahun 2014 telah berakhir, dan tidak
akan pernah terulang lagi, yang tersisa hanyalah kenangan, pembelajaran dan
tentunya penyesalan yang akan membuat saya menjadi lebih baik lagi, lagi, lagi
dan lagi. Selamat Tahun Baru 2015!!!









Semoga 2015 akan banyak moment-moment bahagia lainnya~
ReplyDeleteaamiin~
DeleteBantuin nulis dong tapi, wkwkwk
aku meh berperan sebagai pasangan hidup si penulis wae ah~
Deletesekolah dulu yang pinter yakk ;pp
Delete
ReplyDeletewww.pembuatan-ijazah.blogspot.com
www.jasapembuatanijazahpalsu.blogspot.com