Hanri Laksono, nama seseorang yang dua tahun terakhir ini selalu mengisi hari2ku, postingan2 Path ku, tag2an Instagramku, dan memenuhi setiap chat2ku.
Kami pernah kenal sebelumnya saat SMA. Pertama dengar ceritanya saat kami sama2 kelas X di SMA Negri 3 Salatiga, aku di kelas X5 sedangkan Ova dan Rosita yg kelas X8. Mereka berdua pernah cerita tentang pemilihan ketua kelas dimana ada seorang cowok kecil cungkring kacamataan yg terpilih karena saat calon lain menyampaikan visi dan misi, dengan PD nya dia teriak "are you ready to rock??!!!!". Buktinya ada di blog anak kelas X8 lainya, disini. Waktu itu aku hanya berpikir, dia adalah satu dari sekian milyar orang aneh di dunia ini.
Kedua, saat kami di kelas XII. Saat itu aku di kelas Bahasa dan Hanri kelas IPS 3. Aku kenal Hanri karna dia teman baik Satria dan Gono, aku suka menyebut mereka dengan Trio Idiot. Karena mereka suka sepeda2an lewat sawah (jadi sepedanya benar2 dimasukin ke sawah), foto2 sama Jendral Sudirman (patung aja pliss) dan hal2 upnormal lainnya. Kami pernah dalam satu perjalanan bersama (heleh ya Tuhan bahasanyaaa), yang ada disini. Waktu itu aku tidak begitu memperhatikannya karen akami memang hanya sebatas teman. Selama SMA itu pun aku hanya tahu bahwa dia adalah sosok anak SMA berperawakan kecil, cungkring dan suka tertawa, seperti Satria dan Gono.
Empat tahun setelahnya, yaitu Juli 2014 aku bertemu dengannya lagi. Sosok Hanri yang ada di kepalaku benar2 beda dengan Hanri yang sedang berdiri didepanku. Entah terpesona atau shocked karena empat tahun tidak pernah tau bagaimana perubahan yg ada pada dirinya. Cerita tentang hari itu ada disini.
Setelah hari itu, entah kenapa kami jadi lebih dekat, entah saling mention di twitter atau sms an (maklum ya, HP Hayati tahun 2014 belum android). Kami bertemu lagi saat malam takbiran bersama anak2 IB dan pacar2nya. Ceritanya ada disini.
Aku selalu takjub dengan proses kami saling menautkan hati, karna hanya dalam hitungan hari. Dan dalam dua hari setelah kami meresmikan hubungan kami, tepatnya tanggal 4 Agustus 2014, aku harus kembali ke Tangerang untuk kembali bekerja.
Siklus pacaran kami berdua mungkin berbeda dengan siklus pacaran kebanyakan orang. Biasanya awal2 pacaran adalah masa2 saling jaga image, mau jalan harus pake baju rapih, masa2 kemana2 berdua sambil gandengan tangan, tapi kami tidak. Menjalani Long Distance Relationship membuat kami terbiasa melakukan apapun sendiri, membuat kami terbiasa bahwa malam minggu adalah malam yang sama dengan malam2 yg lain dan membuat kami terbiasa berdamai dengan jarak. Kami terbiasa menumpuk rindu dan mencurahkannya setelah berbulan2 tak bertemu (widiiiwwwww)
Selama LDR, kami banyak menghabiskan waktu dengan saling menatap handphone masing2. Saat handphone ku masih Sony Ericsson dulu, kami cuma bisa sms-an, chating via meseg facebook dan telfonan di malam hari sampai kami sama2 tertidur. Setelah dapat hibah handphone android dari Aya, kami bisa video call via line. Tapi saling menatap via video call sempat terhenti saat handphone Aya rusak, saat handphone dia ilang (jadi, setelah hp yg dikasih Aya itu rusak, aku pake S.E lagi, trus Lebaran 2015 Hanri beli hp baru dan hape lama dia dikasih ke aku tp hp dia aku ilangin di Stasiun waktu aku pulang libur natal bulan Desember), dan saat Mino ku rusak (jadi, setelah hp dia ilang, aku baru bisa beli hape baru awal Februari, tp blm ada sebulan, hp ku rusak LCD nya 😅😅). Kami jadi balik lagi ke siklus sms-an, chat via fb dan telfonan sampe malem.
Tapi bukan berarti aku ga ketemu sama dia selama 2 tahun ini. Dia pernah nyusul aku di Tangerang tanggal 14 Agustus dan kita jalan2 di Jakarta dan Bogor. Selama Agustus 2014 sampai dengan Maret 2016, aku pulang kerumah beberapa kali; November 2014 saat Ibuk ulang tahun, Februari 2015 saat mau ngurus KTP, Agustus 2015 saat Lebaran, Oktober 2015 saat saudaranya menikah dan Desember 2015 saat libur Natal. Selama aku pulang itu, kami selalu berusaha mencuri2 waktu agar kami bisa berdua, bahkan pernah satu atau dua kali dia bolos kelas biar bisa jalan 😂😂.
Sekarang, aku udah dirumah. Gaada lagi 513km diantara kami. Jarak diantara kami hanyalah pagi sampai sore saat aku bekerja, hehe. Siklus pacaran kami sedang memasuki masa2 seperti abg yang sedang jatuh cinta. Kemana2 pasti berdua, mau makan siang aja minta ditemenin, mau ngapain aja minta ditungguin, padahal dulu kami sering kemana2 sendiri. Geli juga sih kalo dipikir2, hahaha. Kadang kami heran, kalau memang lagi sama2 gabisa ketemu meskipun cuma dua hari, rasanya kangeeeennn banget, padahal dulu kami tidak bisa bertemu selama berbulan2.
Mungkin terdengar 'so teenagers' tapi itulah yg sedang aku rasakan sekarang. Rasanya nyaman kalo kemana2 sama dia, rasanya damai kalo tau dia ada di dekat aku, hehe.
Anniv tahun ini beda sama tahun lalu, soalnya tahun ini aku dirumah dan tahun lalu eggak, wkwk. Dan gaada yang namanya dinner2 romantis. Sorean tadi aku sama dia jalan ke Ambarawa buat beli serabi kuah (yang pengen ntah dari kapan saking lama nya), trus pulang ke Salatiga cari sendal. Karna gaada yg cocok buat dibeli dan aku laper, akhirnya ke Angkringan Pak Ju di Klaseman, beli soto. Mau makan apapun, dimanapun, yg penting ada dia aja aku udah bahagia 😄😄😄
Kalo ngomongin Hanri sebagai pacar, dia itu tipe pacar yang gabisa romantis sama sekali. Sekalinya romantis aku malah ketawa ga berhenti2, kayak kartu ucapan yg dia kasih ini. But, this is so him. Dia gaperlu jadi orang lain hanya untuk bikin aku seneng.
Orangnya kagok dan gapernah mau PDA (Public Display Affection - bermesraan di depan umum) padahal cuma pegangan tangan. Jadi misal lagi kumpul sama temen2nya, atau lagi sama temen2ku, kadang aku refleks megang tangan dia atau nyender ke dia, tapi dia selalu berusaha buat ngejauh, tiap ditanyain sih jawabnya 'kasian temenku ada yang jomblo' dan aku bakalan jawab 'yaelah kita kan ga ciuman di depan umum'.
Hanri itu orangnya 'patient enough' kalo lagi ngadepin aku, yang kadang minta nya aneh2, kadang kaya anak kecil, kadang superb bijak kayak wanita 50 tahun, dan kadang juga bisa manjanya minta ampun. Tapi ga ngerti gimana dia bisaaaaa aja bikin aku berubah jadi lebih baik. Meskipun kadang dengan cara nya dia yg bikin kita berantem.
Hanri juga bukan tipe orang yang harus 'ngoyo' mati2an hanya untuk bikin pacarnya terkesan. Kaya hari ini misalnya, dia gaharus ngabisin uang bulananya hanya untuk ngajakin aku makan malam romantis di kafe2 hitz dan mahal. Atau tiba2 posting foto dan memberitahu ke selueuh dunia lewat bbm, instagram, path yg di sambungin ke Facebook dan Twitternya, padahal dia gasuka (meskipun pacarnya gabakal bisa tidur saking senengnya).
Hanri is the one and only who said 'semua berawal dari Panda' waktu aku nunjukin blog aku ke dia. Mungkin dia emang satu2nya orang yang baca blog ku dari postingan awal sampai postingan yg ini. That means he knows almost everything about me and my past. Dan ngomongin masa lalu, dia adalah satu2nya orang yg masih bertahan pacaran sama orang yg masih 'menggalaui' masa lalu nya (well it happened di awal2 pacaran yaaa, sekarang udah ga dong). Kalo itu aku, I'll say goodbye but he isn't.
Aku bersyukur ada dia dihidupku sekarang, karena for the first time, aku bener2 bisa nerima seseorang dalam hidupku yang bener2 bisa diajakin susah dan seneng, bener2 bisa nerima aku apa adanya dan bener2 bisa tau gimana aku yg sebenarnya.
Sebenernya masih banyak yang pengen aku ceritain tentang dia, dan kami di tanggal 2 Agustus ini, tapi aku sadar bahwa sampe tanganku kram dan mati rasa saking panjangnya aku nulis, gaakan pernah cukup buat ceritain semuanya, hahahaha.
Terimakasih telah menjadi bagian dari diriku dua tahun terakhir ini. Aku mencintaimu.
P.S Bouquet in Box by @jabiflorist owner nya baik bgt, tp gaenakan. Customernya udah bahagia bgt dia malah bilang sorry2 mulu, wkwk. Padahal kmrn2 aku gabegitu suka bunga karna bakal bersin2 kalo ketemu bunga yg ada serbuk sari nya, dan bakal kliyengan kalo cium bunga yg wangi kayak Mawar, Kenanga, Sedap Malam, dan sebangsa nya. Gapernah sebahagia ini liat kembang 😘😘
P.S Bouquet in Box by @jabiflorist owner nya baik bgt, tp gaenakan. Customernya udah bahagia bgt dia malah bilang sorry2 mulu, wkwk. Padahal kmrn2 aku gabegitu suka bunga karna bakal bersin2 kalo ketemu bunga yg ada serbuk sari nya, dan bakal kliyengan kalo cium bunga yg wangi kayak Mawar, Kenanga, Sedap Malam, dan sebangsa nya. Gapernah sebahagia ini liat kembang 😘😘




















No comments:
Post a Comment